Sejarah

Museum Lukis Affandi pertama kali dirintis oleh Bapak Affandi, sebagai ruang pameran bagi sejumlah hasil karya lukisannya. Pembangunan gedung galeri pertama selesai pada tahun 1962. Bentuk dan rancangan Rumah Panggung dan galeri pertama dibuat oleh Bapak Affandi sendiri dan diilhami pada sebuah pelepah daun pisang yang memiliki filosofi tersendiri bagi Affandi. Affandi adalah putra ke-4 dari Ra Koesuma yang bekerja sebagai mantra ukur (juru gambar) di pabrik gula Jatiluhur Jawa Barat dengan istri keduanya Lajem yang dahulu merupakan gadis tercantik didesanya. Affandi adalah 5 bersaudara kakak pertama bernama Abu Bakar dan Kakak kedua Moh Subur (seorang insinyur) sedangkan kakak ketiga (perempuan) dan adik Affandi yaitu saudara yang ke 5 (perempuan) meninggal akibat penyakit cacar. Pada masa itu belum ada pengobatan atau vaksin seperti sekarang dan mereka yang sakit cacar hanya dibaringkan diatas daun pisang yang utuh kemudian ditutupi juga dengan daun pisang yang lain supaya terasa sejuk dan tidak dihinggapi lalat. Dari cerita inilah kemudian Affandi mempunyai ide untuk membuat atap – atap Museumnya mirip dengan pelepah daun pisang. Bangunan galeri pertama, dengan luas 314,6 m2, diresmikan oleh Direktur Jendral Kebudayaan Prof. Ida Bagus Mantra pada tahun 1974. Dan pada tahun 1987 Presiden Soeharto memberikan bantuan berupa pendirian sebuah bangunan galeri baru yang kedua dengan menempati area tanah seluas 351,5 m2, dan diresmikan oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. DR. Fuad Hasan pada tanggal 9 Juni 1988. Museum Affandi ini dikelola oleh Yayasan Affandi sejak tanggal 24 September 1984. Kemudian pada tahun 1997 Yayasan Affandi membangun sebuah galeri yang ke tiga guna melengkapi fasilitas dan sarana pendukung lainnya yaitu lantai I sebagai ruang pamer, lantai II sebagai perkantoran, ruang restorasi lukisan, ruang basement untuk gudang lukisan dan bangunan menara disampingnya sebagai sudut pandang melihat sungai Gajah Wong dan jalan raya dengan luas bangunan 153 m2, yang diresmikan pada tanggal 18 Mei 2000 oleh Sri Sultan Hamengku Buwana X.

0
Jumlah Koleksi
0
Tahun Berdiri
0
Jumlah Pengunjung Per Tahun
Visi Museum
Museum Affandi adalah asset Nasional warisan seni budaya milik Bangsa Indonesia, dan kedepannya selalu berusaha menjadikan museum seni lukis Affandi bertaraf internasional sejajar dengan museum seni rupa yang berada luar negri lainnya. Berusaha untuk mengkoleksi kembali karya - karya penting Affandi yang bernilai sejarah.
Misi Museum
1. Memelihara dan melestarikan ( konservasi ) Museum Affandi beserta koleksinya. 2. Museum Affandi mengedepankan nilai-nilai edukasi dan rekreatif. 3. Memberi pelayanan yang prima bagi semua lapisan masyarakat. 4. Mengkomunikasikan dan menginformasikan koleksi Museum Affandi sebagai bukti kekayaan sejarah seni budaya Indonesia. 5. Terus mengembangkan Museum Affandi menuju standartisasi yang bertaraf internasional. 6. Menjadikan Museum Affandi sebagai pusat penelitian dan ilmu pengetahuan tentang koleksi karya Affandi.

Koleksi

Belum ada koleksi.

 

Informasi

Jadwal Kunjungan :

  • Senin Rp. 50000 09:00:00 - 16:00:00
  • Selasa Rp. 50000 09:00:00 - 16:00:00
  • Rabu Rp. 50000 09:00:00 - 16:00:00
  • Kamis Rp. 50000 09:00:00 - 16:00:00
  • Jumat Rp. 50000 09:00:00 - 16:00:00
  • Sabtu Rp. 50000 09:00:00 - 16:00:00

Museum - Museum Lainnya

Lihat Semua Museum