KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

The Blanco Renaissance Museum

Sejarah

Blanco, dibantu oleh seorang Bali, membangun gubuk bambu pertamanya di Ubud. Blanco kemudian jatuh cinta dan menikah dengan Ni Rondji, gadis Bali anak tukang kayu yang membantunya membangun rumah. The Blanco Renaissance Museum di Ubud merupakan impian terakhir Antonio. Ia mendesain konsep museum dan meletakkan batu pertamanya pada tahun 1998. Sayangnya, saat museum diresmikan pada tahun 2000, Antonio Blanco sudah tidak sempat menyaksikannya. Arsitektur The Blanco Renaissance Museum merupakan perpaduan antara arsitektur Spanyol dan Bali yang menggambarkan perpaduan antara Blanco dan istrinya. Di depan pintu masuk museum, berdiri megah gapura yang merupakan logo museum, berbentuk tanda tangan sang maestro.

0
Jumlah Koleksi
0
Tahun Berdiri
0
Jumlah Pengunjung Per Tahun

Koleksi

Belum ada koleksi.

Jadwal Kunjungan :

  • Senin Rp. 30000 09:00:00 - 17:00:00
  • Selasa Rp. 30000 09:00:00 - 17:00:00
  • Rabu Rp. 30000 09:00:00 - 17:00:00
  • Kamis Rp. 30000 09:00:00 - 17:00:00
  • Jumat Rp. 30000 09:00:00 - 17:00:00
  • Sabtu Rp. 30000 09:00:00 - 17:00:00
  • Minggu Rp. 30000 09:00:00 - 17:00:00
  • Tanggal Merah - Tutup

Museum - Museum Lainnya

Lihat Semua Museum