Sejarah

Museum H. Widayat dibangun tahun 1991 dan diresmikan pada tanggal 30 April 1994 oleh Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Pada tahun 2014, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman melakukan revitalisasi museum meliputi perencanaan, pelaksanaan, perbaikan sarana dan prasarana, perbaikan pigura berbagai lukisan yang menjadi koleksi museum, dan pengawasan. Dengan kegiatan revitalisasi ini diharapkan meningkatkan jumlah pengunjung museum sehingga semakin banyak yang mengenal dan mengapresiasi karya-karya H. Widayat. Selain itu, kehadiran museum diharapkan memicu perkembangan seni secara khusus seni lukis.Koleksi yang dipamerkan di museum ini terdiri dari lukisan, patung, dan keramik. Terdapat beberapa koleksi unggulan museum seperti Raja Sulaeman dan Binatang-binatang, Kapal Nabi Nuh Mendarat, Ratu Rimba, dan Tawaf di Masjidil Haram.

0
Jumlah Koleksi
0
Tahun Berdiri
0
Jumlah Pengunjung Per Tahun
Visi Museum
Melestarikan seni H. Widayat dan museum sebagai saranan pendidikan serta penelitian
Misi Museum
1. Melestarikan karya seni H. Widayat. 2. Museum sebagai sarana rekreasi dan penelitian.

Koleksi

Belum ada koleksi.

 

Informasi

Jadwal Kunjungan :

  • Senin - Tutup
  • Selasa Rp. 20000 07:00:00 - 16:00:00
  • Rabu Rp. 20000 09:00:00 - 16:00:00
  • Kamis Rp. 20000 09:00:00 - 16:00:00
  • Jumat Rp. 20000 09:00:00 - 16:00:00
  • Sabtu Rp. 20000 09:00:00 - 16:00:00
  • Minggu Rp. 20000 09:00:00 - 16:00:00
  • Tanggal Merah Rp. 0 07:00:00 - 07:00:00

Museum - Museum Lainnya