KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

Sejarah

Museum Batak TB Silalahi Center dibangun untuk melestarikan warisan budaya Batak diantara budaya modern yang sedang berlangsung. Museum ini juga dibangun untuk menyatukan enam sub etnis Batak di Sumatera Utara antara lain Toba, Simalungun, Karo, Mandailing, Angkola, dan Pakpak

0
Jumlah Koleksi
0
Tahun Berdiri
0
Jumlah Pengunjung Per Tahun
Visi Museum
Mengangkat harkat dan kualitas hidup melalui keunggulan tata nilai budaya serta menjadi pusat penyimpanan, perawatan dan pelestarian kebudayaan Batak dan mengemasnya menjadi objek wisata yang menarik dan menyenangkan dengan tetap menjaga tata nilai yang terkandung di dalamnya dan mampu bersaing dalam dunia Pariwisata Lokal, Nasional, dan Internasional.
Misi Museum
1. Mengumpulkan, meneliti benda-benda Budaya Batak, sejarah, dan seni daerah Batak sejak masa prasejarah hingga sekarang yang diwujudkan dalam bentuk museum. 2. Memberikan motivasi membangun generasi muda dengan memperkenalkan tokoh panutan melalui penayangan jejak langkah para tokoh. 3. Menyuguhkan lokasi wisata yang asri dan menyenangkan dengan prioritas pelayanan professional. 4. Meningkatkan perekonomian rakyat dengan melatih sumber daya manusia yang terampil dengan teknologi pertanian. 5. Menjunjung rasa kemanusiaan melalui sentuhan tali kasih dan bantuan korban bencana alam. 6. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal dan nonformal sehingga terbentuk kelompoj masyarakat yang mandiri dan handal.

Koleksi

Belum ada koleksi.

 

Informasi

Jadwal Kunjungan :

  • Senin - Tutup
  • Selasa Rp. 10000 08:00:00 - 17:00:00
  • Rabu Rp. 10000 08:00:00 - 17:00:00
  • Kamis Rp. 10000 08:00:00 - 17:00:00
  • Jumat Rp. 10000 08:00:00 - 17:00:00
  • Sabtu Rp. 10000 08:00:00 - 18:00:00
  • Minggu Rp. 10000 08:00:00 - 18:00:00
  • Tanggal Merah Rp. 10000 08:00:00 - 18:00:00

Museum - Museum Lainnya

Lihat Semua Museum